Kriminal
351 Orang Diamankan Usai Ricuh di DPR Tujuh Positif Narkoba
29 Aug 2025 07:00 WIB
Dokumentasi: 351 Orang Diamankan Usai Ricuh di DPR Tujuh Positif Narkoba - ABBITV
Jakarta – Polda Metro Jaya mengamankan 351 orang yang diduga terlibat dalam kericuhan di sekitar Gedung DPR pada Senin malam (25/8/2025).
Dari jumlah tersebut, 344 orang sudah dipulangkan.
“Kami mengamankan setidaknya ada 351 orang ya, 351 orang ya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (26/8/2025).
Ade Ary menjelaskan, dari ratusan orang yang diamankan, sebanyak 155 berstatus dewasa dan 196 merupakan anak di bawah umur.
Mereka diduga melakukan perusakan fasilitas umum, melempari pengendara di jalan tol hingga membahayakan pengguna jalan, serta menyerang petugas.
Selain itu, polisi juga melakukan tes urine kepada massa yang diamankan.
Hasilnya, tujuh orang dewasa dinyatakan positif narkoba.
“Ada tujuh orang yang positif, enam di antaranya urinenya mengandung zat yang terkait dengan sabu, kemudian satu orang urinenya mengandung zat yang terkait dengan benzoat.
Tujuh orang ini semuanya dewasa ya,” jelas Ade Ary.
Ia menambahkan, hanya tujuh orang tersebut yang masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara sisanya sudah dipulangkan.
“Saat ini masih di Direktorat Reskrimum, nanti selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh rekan-rekan kami dari Direktorat Reserse Narkoba untuk dilakukan tindakan lanjutan sesuai SOP yang berlaku berdasarkan fakta yang ditemukan,” ujarnya.
Ade Ary menegaskan polisi telah memberikan imbauan agar massa tidak melakukan tindakan anarkis.
Namun, sebagian tidak mengindahkan arahan hingga akhirnya dilakukan penertiban.
“Setelah diberikan imbauan, tidak mengikuti arahan dari petugas, kemudian dilakukan tahapan-tahapan yang hingga akhirnya dilakukan tindakan penertiban,” ucapnya.
← Home
← halaman sebelumnya
Dari jumlah tersebut, 344 orang sudah dipulangkan.
“Kami mengamankan setidaknya ada 351 orang ya, 351 orang ya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (26/8/2025).
Ade Ary menjelaskan, dari ratusan orang yang diamankan, sebanyak 155 berstatus dewasa dan 196 merupakan anak di bawah umur.
Mereka diduga melakukan perusakan fasilitas umum, melempari pengendara di jalan tol hingga membahayakan pengguna jalan, serta menyerang petugas.
Selain itu, polisi juga melakukan tes urine kepada massa yang diamankan.
Hasilnya, tujuh orang dewasa dinyatakan positif narkoba.
“Ada tujuh orang yang positif, enam di antaranya urinenya mengandung zat yang terkait dengan sabu, kemudian satu orang urinenya mengandung zat yang terkait dengan benzoat.
Tujuh orang ini semuanya dewasa ya,” jelas Ade Ary.
Ia menambahkan, hanya tujuh orang tersebut yang masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara sisanya sudah dipulangkan.
“Saat ini masih di Direktorat Reskrimum, nanti selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh rekan-rekan kami dari Direktorat Reserse Narkoba untuk dilakukan tindakan lanjutan sesuai SOP yang berlaku berdasarkan fakta yang ditemukan,” ujarnya.
Ade Ary menegaskan polisi telah memberikan imbauan agar massa tidak melakukan tindakan anarkis.
Namun, sebagian tidak mengindahkan arahan hingga akhirnya dilakukan penertiban.
“Setelah diberikan imbauan, tidak mengikuti arahan dari petugas, kemudian dilakukan tahapan-tahapan yang hingga akhirnya dilakukan tindakan penertiban,” ucapnya.
