Aksi May Day, Massa Mahasiswa Merapat ke DPR
01 May 2026 20:14 WIB
Jakarta, ABBITV.com — Sejumlah massa mahasiswa mulai berdatangan dan bergabung dalam aksi peringatan Hari Buruh Internasional di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Kehadiran mahasiswa menambah jumlah massa buruh yang lebih dulu berkumpul untuk menyampaikan tuntutan terkait isu ketenagakerjaan dan kesejahteraan pekerja.
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa mahasiswa mulai merapat ke kawasan parlemen sekitar pukul 15.25 WIB. Mereka awalnya mengenakan almamater berwarna kuning dan biru, sebelum kemudian melepasnya dan mengganti dengan kaus hitam saat tiba di depan gedung DPR. Kehadiran mereka disambut seruan solidaritas yang menggema di tengah massa. “Hidup mahasiswa! Hidup buruh!” pekik massa secara bergantian di lokasi aksi.
Aksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian demonstrasi May Day yang digelar untuk menyuarakan sejumlah tuntutan, mulai dari upah layak, penghapusan sistem outsourcing, perlindungan tenaga kerja, hingga percepatan pembahasan undang-undang ketenagakerjaan baru. Massa buruh dan mahasiswa menilai regulasi ketenagakerjaan perlu lebih berpihak pada pekerja dan memberikan kepastian hukum yang lebih adil.
Di lokasi yang sama, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, sebelumnya menerima perwakilan buruh dan menyampaikan bahwa pemerintah bersama DPR menargetkan pembentukan undang-undang tenaga kerja baru paling lambat rampung pada akhir 2026. Ia mengatakan proses pembahasan akan melibatkan masukan dari kelompok buruh sebagai bagian dari penyusunan materi awal.
Sementara itu, aparat gabungan melakukan pengamanan di sekitar kompleks parlemen untuk memastikan jalannya aksi tetap kondusif. Sebanyak 6.678 personel gabungan disiagakan di kawasan DPR/MPR RI, sementara rekayasa lalu lintas diberlakukan di sejumlah ruas jalan menuju Senayan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan akibat konsentrasi massa.
Hingga sore hari, aksi berlangsung dengan pengawalan aparat dan diwarnai orasi dari berbagai elemen massa. Belum ada laporan insiden besar selama jalannya demonstrasi. Polisi mengimbau peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban serta menyampaikan aspirasi sesuai ketentuan yang berlaku.
