Lintas Berita

Antisipasi Konflik Susulan di Tamansari, Polres Bogor Kerahkan Personel Gabungan dan Kedepankan Jalur Hukum


Fachur Rozie - ABBITV.com

07 Aug 2026 14:37 WIB

Antisipasi Konflik Susulan di Tamansari, Polres Bogor Kerahkan Personel Gabungan dan Kedepankan Jalur Hukum
Dokumentasi: Antisipasi Konflik Susulan di Tamansari, Polres Bogor Kerahkan Personel Gabungan dan Kedepankan Jalur Hukum - ABBITV

Bogor, ABBITV.com - Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan Polres Bogor akan mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan preventif untuk mengantisipasi potensi bentrokan susulan antara warga dan pihak pengamanan PT PMC di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Penegasan tersebut disampaikan AKBP Wikha Ardilestanto dalam wawancara eksklusif dengan Ketua Bogor Media Siber Network (BMSN), Sofwan Ali, pada Jumat (07/08/2026).

Kapolres mengatakan, Polres Bogor akan mengerahkan personel gabungan dalam jumlah besar yang terdiri dari anggota Polres Bogor, satuan pendukung, serta personel Brimob untuk melakukan pengamanan di lokasi sengketa.

"Besok Polres Bogor akan menurunkan personel gabungan yang terdiri dari anggota Polres Bogor, dibantu satuan samping dan rekan-rekan Brimob. Fokus kami adalah melakukan pengamanan di lokasi agar tidak terjadi bentrokan kembali antara warga dengan pihak pengamanan PT PMC," ujar AKBP Wikha Ardilestanto.

Menurutnya, bentrokan yang terjadi sebelumnya telah mengakibatkan sejumlah warga mengalami luka akibat gesekan di lapangan. Karena itu, seluruh pihak diminta menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat memperburuk situasi.

Kapolres menegaskan bahwa penyelesaian sengketa lahan harus dilakukan melalui mekanisme hukum dan mediasi, bukan melalui aksi yang berpotensi menimbulkan konflik terbuka.

"Kami mengimbau kedua belah pihak untuk sama-sama menahan diri. Silakan kedepankan mediasi dan tempuh upaya-upaya hukum terkait keabsahan legalitas tanah yang dipermasalahkan antara warga dengan PT PMC. Sebelum ada kepastian hukum mengenai siapa yang berhak atas lahan tersebut, jangan ada tindakan yang dapat memicu bentrokan kembali," tegasnya.

Ia juga mengingatkan pihak PT PMC agar tidak memaksakan aktivitas di lokasi sengketa, terutama apabila melibatkan kelompok tertentu yang berpotensi memperkeruh keadaan.

"Dari PT PMC juga tidak boleh asal melakukan kegiatan, apalagi dengan mengerahkan ormas atau pihak-pihak lain yang dapat memperkeruh keadaan. Semua harus menunggu penyelesaian melalui mekanisme hukum," katanya.

Di sisi lain, masyarakat diminta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, seperti perusakan fasilitas maupun aksi main hakim sendiri.

"Kami juga mengimbau warga agar tidak melakukan tindakan anarkis, tidak melakukan perusakan, dan tidak main hakim sendiri. Mari bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman, tertib, dan kondusif," ujarnya.

Menanggapi kemungkinan penghentian sementara aktivitas di lokasi sengketa, Kapolres menjelaskan bahwa Polres Bogor tetap mengedepankan langkah persuasif. Namun, pihaknya secara tegas menyarankan PT PMC menunda seluruh aktivitas hingga situasi benar-benar kondusif.

"Kami menyarankan PT PMC agar menunda kegiatannya terlebih dahulu. Apabila besok kegiatan tetap dipaksakan, kemungkinan besar warga akan kembali melakukan penolakan sehingga berpotensi menimbulkan bentrokan dan korban lagi. Oleh karena itu, personel Polres akan kami turunkan dalam jumlah yang cukup banyak agar situasi keamanan tetap dapat dikendalikan," jelasnya.

Lebih lanjut, AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan Polri akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dan TNI untuk menjaga keamanan di wilayah Tamansari hingga sengketa lahan memperoleh kepastian hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Intinya, Polri bersama Pemerintah Daerah dan TNI akan hadir menjaga keamanan masyarakat. Harapan kami, semua pihak dapat menahan diri dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan sehingga situasi di Tamansari tetap aman dan kondusif," pungkasnya.

Wawancara eksklusif yang dilakukan Ketua Bogor Media Siber Network (BMSN), Sofwan Ali, menegaskan komitmen Polres Bogor dalam mengutamakan keselamatan masyarakat, mencegah bentrokan susulan, serta mendorong penyelesaian sengketa lahan melalui jalur hukum, mediasi, dan dialog sebagai langkah mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kabupaten Bogor.

✍️ FRozie
← Home ← halaman sebelumnya