Lintas Berita

Diduga Keracunan MBG, Siswa di Bengkulu Meninggal 


Fachur Rozie - ABBITV.com

03 Mar 2026 07:00 WIB

Diduga Keracunan MBG, Siswa di Bengkulu Meninggal 
Dokumentasi: Diduga Keracunan MBG, Siswa di Bengkulu Meninggal  - ABBITV

Bengkulu, ABBITV.com - Kabar duka datang dari Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bengkulu Utara berinisial M Fatih (8) dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif akibat dugaan keracunan makanan.

Korban dikabarkan meninggal dunia pada Minggu malam (1/3/2026) di RS Bhayangkara Bengkulu setelah sempat dirawat dan dirujuk dari RSUD Lagita dalam kondisi tidak sadarkan diri. Informasi tersebut dikutip dari media Mitramabes.

Sebelum mengalami kondisi kritis, Fatih disebut sempat mengonsumsi burger yang merupakan bagian dari paket program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Giri Kencana.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mulai mengalami gejala gangguan kesehatan setelah menyantap makanan tersebut hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Andi, yang disebut sebagai perwakilan pemilik dapur SPPG Giri Kencana, mengatakan bahwa burger yang menjadi menu MBG tersebut dipasok dari pihak lain.

“Burger yang dijadikan menu MBG itu disuplai dari kakak kandung beliau yang berdomisili di Unit 1,” ujarnya kepada awak media.

Unit 1 sendiri diketahui merupakan kawasan penempatan transmigrasi yang kini dikenal sebagai Desa Marga Sakti, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara.

Hingga saat ini, penyebab pasti meninggalnya korban masih belum dapat dipastikan. Belum ada hasil resmi pemeriksaan medis maupun laboratorium yang menyatakan bahwa korban meninggal akibat keracunan makanan dari program MBG.

Pihak terkait juga belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan tersebut. Hingga berita ini ditayangkan, pengelola dapur SPPG Giri Kencana maupun instansi terkait masih belum menyampaikan penjelasan resmi kepada publik.

Peristiwa ini pun memicu perhatian masyarakat terkait pengawasan kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis yang ditujukan untuk para pelajar. Sejumlah pihak menilai evaluasi menyeluruh perlu dilakukan guna memastikan standar kebersihan, keamanan, dan kelayakan makanan yang disalurkan kepada siswa benar-benar terjaga.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah. Karena menyasar peserta didik dalam jumlah besar, pengawasan terhadap proses produksi, distribusi, hingga penyajian makanan dinilai menjadi aspek penting untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Masyarakat kini menunggu hasil investigasi dan keterangan resmi dari pihak berwenang guna memastikan penyebab pasti meninggalnya korban sekaligus memberikan kepastian informasi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik.

✍️ FRozie
← Home ← halaman sebelumnya