Jaga Jakarta untuk Indonesia”, TNI-Polri dan Masyarakat Kompak Pastikan Ibu Kota Aman
08 Aug 2026 16:41 WIB
Jakarta, ABBITV.com - Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Apel Kebangsaan bertajuk “Jaga Jakarta untuk Indonesia” di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 11.000 peserta yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri hingga elemen masyarakat sipil.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, apel melibatkan sekitar 500 personel TNI dan 500 personel Polri, serta perwakilan masyarakat dari berbagai kelompok.
Elemen masyarakat yang hadir antara lain organisasi kemasyarakatan (ormas), komunitas ojek online (ojol), serikat buruh, mahasiswa, pelajar, hingga unsur perlindungan masyarakat.
Menurut Budi, keterlibatan berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta merupakan tanggung jawab bersama.
“Karena tanpa masyarakat, komunitas, TNI dan Polri tidak bisa bekerja secara parsial,” ujar Budi di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
Tegaskan Soliditas TNI-Polri
Apel Kebangsaan tersebut juga menjadi momentum untuk menegaskan soliditas antara TNI dan Polri, sekaligus merespons isu mengenai adanya keretakan hubungan antarinstitusi yang sempat berkembang di ruang publik.
Budi menegaskan bahwa hubungan dan komitmen moral antara TNI dan Polri tetap solid. Soliditas tersebut, kata dia, juga mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Komitmen moral antara institusi Polri dan TNI saat ini sangat solid,” tegasnya.
Polda Metro Klaim Jakarta Tetap Kondusif
Memasuki bulan kemerdekaan, Polda Metro Jaya memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta tetap terkendali.
Budi mengatakan, salah satu indikator kondusivitas Jakarta dapat dilihat dari tetap berlangsungnya aktivitas masyarakat sehari-hari.
Mulai dari kegiatan keagamaan, aktivitas perekonomian, pendidikan hingga mobilitas masyarakat di sejumlah ruas jalan tetap berjalan.
“Kegiatan ibadah masih berjalan sebagaimana mestinya. Kegiatan perekonomian pusat perbelanjaan juga ramai, kegiatan dunia pendidikan berjalan. Jalan-jalan titik-titik simpul arteri juga terjadi kepadatan,” katanya.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu indikator bahwa aktivitas masyarakat di Ibu Kota tetap berjalan normal.
Kunjungan Kepala Negara Sahabat Jadi Indikator Keamanan
Budi juga menyebut kondisi keamanan Jakarta mendapat pengakuan dari dunia internasional. Hal itu, menurutnya, tercermin dari berlangsungnya sejumlah kunjungan kenegaraan kepala pemerintahan negara sahabat ke Indonesia.
Ia menyebut sejumlah pemimpin negara, antara lain dari Thailand, Singapura, India, Jerman hingga Belarus, telah melakukan kunjungan ke Jakarta dalam kondisi yang aman dan nyaman.
“Artinya di situ kita bisa menyimpulkan bahwa Indonesia aman,” ujar Budi.
Melalui Apel Kebangsaan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”, Polda Metro Jaya bersama TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, persatuan, serta stabilitas Ibu Kota menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
