Nasional
Kepala Bapanas Apresiasi Polri Jalankan Program Pangan dengan Baik
29 Sep 2025 07:00 WIB
Dokumentasi: Kepala Bapanas Apresiasi Polri Jalankan Program Pangan dengan Baik - ABBITV
OKU Timur, ABBITV.com – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Republik Indonesia atas kontribusinya dalam mendukung program pangan nasional.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri panen raya jagung serentak kuartal III di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, pada Sabtu (27/9/2025).
“Terima kasih Pak Kapolri, mulai dari tanam jagung, pembentukan SPPG, Gerakan Pasar Murah, SPHP, semua dikerjakan dengan sangat baik,” ujar Arief.
Pujian tersebut disambut tepuk tangan meriah untuk Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolri memimpin langsung panen raya jagung.
Hadir pula Menko Pangan Zulkifli Hasan, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, dan Menteri Pertanian Andi Amran.
“Pada panen jagung kuartal ketiga ini kita akan laksanakan di luas lahan seluas 166.512 hektare, dengan estimasi hasil panen sebanyak 751.442 ton yang akan kita laksanakan sampai dengan akhir bulan September,” kata Jenderal Sigit.
Untuk wilayah OKU Timur, panen dilaksanakan di lahan seluas 52 hektare.
Secara nasional, pada hari yang sama dilakukan panen di lahan 1.288 hektare dengan hasil sekitar 7.153 ton.
Dari jumlah itu, Kapolri menjelaskan bahwa 1.765 ton jagung akan diberangkatkan untuk diserap Bulog, termasuk 614 ton dari Provinsi Sumsel dan 100 ton dari OKU yang diprioritaskan.
Kapolri menegaskan bahwa Polri akan terus memperkuat ekosistem pertanian, khususnya komunitas jagung, dengan melibatkan koperasi sebagai sektor utama dari hulu hingga hilir.
“Dengan pelibatan kooperasi dipercaya akan membantu membebaskan para petani dan memotong rantai tengkulak.
Selain itu, diyakini dapat menjamin stabilan harga jagung,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolri menyebut pelaksanaan program ini juga sejalan dengan arahan Presiden yang telah mencanangkan program koperasi merah-putih di seluruh wilayah Indonesia.
Saat ini, Polri sudah menggarap lahan seluas 819.081 hektare, di mana 483.822 hektare di antaranya telah ditanami.
Selain itu, telah terbentuk 46.076 kelompok tani dengan total anggota 858.924 petani di seluruh Indonesia.
“Oleh karena itu, dengan mempedomani amanat Bapak Presiden Republik Indonesia, bahwa swasembada pangan adalah kunci daripada keamanan dan swasembada pangan adalah kunci dari kemerdekaan, kami tegaskan bahwa komitmen Polri tidak pernah surut dalam mendukung dan mengawal seluruh agenda pemerintah, termasuk dalam mewujudkan cita-cita mulia untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” tegas Jenderal Sigit.
← Home
← halaman sebelumnya
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri panen raya jagung serentak kuartal III di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, pada Sabtu (27/9/2025).
“Terima kasih Pak Kapolri, mulai dari tanam jagung, pembentukan SPPG, Gerakan Pasar Murah, SPHP, semua dikerjakan dengan sangat baik,” ujar Arief.
Pujian tersebut disambut tepuk tangan meriah untuk Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolri memimpin langsung panen raya jagung.
Hadir pula Menko Pangan Zulkifli Hasan, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, dan Menteri Pertanian Andi Amran.
“Pada panen jagung kuartal ketiga ini kita akan laksanakan di luas lahan seluas 166.512 hektare, dengan estimasi hasil panen sebanyak 751.442 ton yang akan kita laksanakan sampai dengan akhir bulan September,” kata Jenderal Sigit.
Untuk wilayah OKU Timur, panen dilaksanakan di lahan seluas 52 hektare.
Secara nasional, pada hari yang sama dilakukan panen di lahan 1.288 hektare dengan hasil sekitar 7.153 ton.
Dari jumlah itu, Kapolri menjelaskan bahwa 1.765 ton jagung akan diberangkatkan untuk diserap Bulog, termasuk 614 ton dari Provinsi Sumsel dan 100 ton dari OKU yang diprioritaskan.
Kapolri menegaskan bahwa Polri akan terus memperkuat ekosistem pertanian, khususnya komunitas jagung, dengan melibatkan koperasi sebagai sektor utama dari hulu hingga hilir.
“Dengan pelibatan kooperasi dipercaya akan membantu membebaskan para petani dan memotong rantai tengkulak.
Selain itu, diyakini dapat menjamin stabilan harga jagung,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolri menyebut pelaksanaan program ini juga sejalan dengan arahan Presiden yang telah mencanangkan program koperasi merah-putih di seluruh wilayah Indonesia.
Saat ini, Polri sudah menggarap lahan seluas 819.081 hektare, di mana 483.822 hektare di antaranya telah ditanami.
Selain itu, telah terbentuk 46.076 kelompok tani dengan total anggota 858.924 petani di seluruh Indonesia.
“Oleh karena itu, dengan mempedomani amanat Bapak Presiden Republik Indonesia, bahwa swasembada pangan adalah kunci daripada keamanan dan swasembada pangan adalah kunci dari kemerdekaan, kami tegaskan bahwa komitmen Polri tidak pernah surut dalam mendukung dan mengawal seluruh agenda pemerintah, termasuk dalam mewujudkan cita-cita mulia untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” tegas Jenderal Sigit.
