Kriminal

Prabowo dan Kapolri Tegaskan Penegakan Hukum, Polisi Ungkap Motif Sengketa Lahan di Balik Penembakan Pengacara Tanah Abang


Admin - ABBITV.com

30 Oct 2025 07:00 WIB

Prabowo dan Kapolri Tegaskan Penegakan Hukum, Polisi Ungkap Motif Sengketa Lahan di Balik Penembakan Pengacara Tanah Abang
Dokumentasi: Prabowo dan Kapolri Tegaskan Penegakan Hukum, Polisi Ungkap Motif Sengketa Lahan di Balik Penembakan Pengacara Tanah Abang - ABBITV
Jakarta, ABBITV.com - Kasus penembakan terhadap pengacara berinisial WA di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, akhirnya menemui titik terang.

Polisi mengungkap bahwa insiden yang terjadi pada Selasa (28/10/2025) sekitar pukul 07.28 WIB itu dipicu oleh sengketa lahan antara dua kelompok yang berselisih.Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah usai ditembak di bagian punggung.

Saat ini, WA masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Hingga kini, pihak kepolisian telah memeriksa sedikitnya 40 saksi untuk mengungkap secara detail kronologi dan pihak-pihak yang terlibat.Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pelaku utama berinisial HD (37) berhasil ditangkap oleh Tim Opsnal Subdit Jatanras Polda Metro Jaya.

“Pelaku inisial DH diamankan oleh Tim Opsnal Subdit Jatanras Polda Metro,” kata Brigjen Ade Ary saat dikonfirmasi, Rabu (29/10/2025).Pelaku ditangkap di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Selasa malam.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita sepucuk pistol yang diduga digunakan pelaku untuk menembak korban.

Dari hasil pemeriksaan awal, HD mengaku menembak karena kesal terhadap korban dan rekan-rekannya yang memaksa masuk ke area lahan yang dijaga kelompoknya.“Pelaku merasa kesal karena korban dan rekan-rekannya memaksa masuk dan merusak gerbang di lokasi yang dijaga oleh kelompok pelaku,” ungkap Ade Ary.Ia menambahkan, korban juga disebut mengintimidasi kelompok pelaku.

“Dan korban mengintimidasi kelompok pelaku untuk seharusnya berkoordinasi dengan kelompok korban sebelum jaga di lokasi tersebut,” imbuhnya.Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri menjelaskan, hasil olah TKP menemukan banyak barang berbahaya.

“Di TKP kita amankan 20 senjata tajam, tiga alat pukul, satu senapan angin,” ujarnya.

Roby menyebut korban kini dirawat di RS Polri Kramat Jati untuk menjalani operasi pengangkatan proyektil yang tertancap di punggung.Berdasarkan video penangkapan yang beredar, HD ditangkap di pinggir jalan dalam kondisi terjatuh bersama sepeda motornya.

Ia mengenakan celana pendek dan jaket merah.

Saat diperiksa, pistol yang digunakan untuk menembak ditemukan diselipkan di celananya.&“Mana senjatanya?” tanya salah satu anggota kepolisian dalam rekaman.“Ini...

ini...

ini..., ini senjatanya,” jawab anggota lainnya saat menemukan senjata api tersebut.Polisi juga menanyakan asal-usul senjata api itu, dan HD mengaku mendapatkannya dari “timnya.”“Ini senjata dari mana?” tanya polisi.

“Dari timur,” jawab HD singkat.Kini, pelaku telah digiring ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih menelusuri keterlibatan pihak lain yang diduga terlibat dalam sengketa lahan dan insiden penembakan tersebut.
← Home ← halaman sebelumnya