Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
01 Jun 2026 22:59 WIB
Jakarta, ABBITV.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden bertindak sebagai Inspektur Upacara yang dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, tokoh masyarakat, serta pelajar dari berbagai daerah.
Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 09.35 WIB. Upacara kemudian dimulai pada pukul 09.45 WIB yang ditandai dengan tiupan terompet. Adapun Komandan Upacara dipercayakan kepada Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono.
Sejumlah tokoh nasional turut menghadiri peringatan tersebut, di antaranya Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-10 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin, serta Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Turut hadir pula jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan TNI-Polri, serta para pejabat tinggi negara lainnya yang mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan khidmat.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Pancasila lahir dari perjalanan sejarah, nilai budaya, dan cita-cita para pendiri bangsa untuk menyatukan Indonesia yang beragam. Menurutnya, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman utama dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Presiden menekankan bahwa pembangunan ekonomi nasional harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila yang mengutamakan kepentingan rakyat. Ia menegaskan bahwa kekayaan alam dan sumber daya Indonesia harus dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat, sesuai amanat konstitusi.
Selain pengibaran bendera Merah Putih, upacara juga diisi dengan pembacaan teks Pancasila serta Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai bentuk penghormatan terhadap dasar negara dan konstitusi Republik Indonesia.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Tema tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan di tengah keberagaman sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam menciptakan perdamaian global.
Peringatan Hari Lahir Pancasila memiliki makna penting sebagai momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai kebangsaan di tengah berbagai tantangan zaman. Di era digital saat ini, implementasi nilai Pancasila tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan negara, tetapi juga melalui perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai persatuan, toleransi, gotong royong, dan keadilan sosial menjadi semakin relevan ketika masyarakat menghadapi arus informasi yang cepat dan beragam. Media sosial misalnya, dapat menjadi sarana memperkuat persatuan apabila digunakan secara bijak, namun juga berpotensi memicu perpecahan apabila dimanfaatkan untuk menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, maupun provokasi.
Pesan yang disampaikan Presiden Prabowo menunjukkan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam setiap aspek pembangunan nasional, termasuk ekonomi, sosial, dan politik. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, Indonesia diharapkan mampu menjaga stabilitas nasional, memperkuat kesejahteraan rakyat, serta memperkokoh posisinya sebagai bangsa yang menjunjung tinggi perdamaian dan kemanusiaan di tingkat dunia.
