Nasional
Presiden Prabowo Serahkan Pesawat Airbus A400M untuk TNI AU Lengkap dengan Instruksi Ambulans Udara dan Penanganan Karhutla
04 Nov 2025 07:00 WIB
Dokumentasi: Presiden Prabowo Serahkan Pesawat Airbus A400M untuk TNI AU Lengkap dengan Instruksi Ambulans Udara dan Penanganan Karhutla - ABBITV
Jakarta, ABBITV.com — TNI Angkatan Udara (AU) resmi menerima alutsista baru berupa pesawat angkut militer Airbus A400M yang diserahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (1/11/2025).
Pesawat tersebut mendarat di Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, setelah menempuh perjalanan tiga hari dari Seville, Spanyol, dengan rute Seville–Dubai–Medan–Jakarta.
Penerbangan pesawat ini diawaki oleh Letkol Pnb Putut Satriya Yoni, Mayor Pnb Riki Sihaloho, Mayor Pnb Fathir Muhammad Hadid, dan Kapten Pnb Indra Kusuma.
Setelah tiba di Indonesia, Presiden Prabowo menyerahkan pesawat itu secara simbolis kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang kemudian meneruskannya kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M Tonny Harjono.
Dalam sambutannya, Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah telah memesan dua unit Airbus A400M dan tengah menjajaki negosiasi untuk menambah empat unit lagi.“Kita sudah aktif dua unit, kita sudah ada opsi empat unit.
Kita mungkin negosiasi untuk kita tanda tangan empat unit lagi,” ujar Prabowo.
Prabowo juga menjelaskan bahwa pesawat tersebut memiliki fungsi ganda, termasuk kemampuan sebagai tanker udara.“Ini bisa juga (menjadi) tanker udara,” katanya.
Selain digunakan untuk pengisian bahan bakar di udara, Prabowo menyebut pesawat itu dapat difungsikan untuk membawa bantuan logistik serta evakuasi korban dari wilayah konflik.
Ia bahkan menyinggung kemungkinan penggunaannya untuk misi kemanusiaan di Gaza.“Saya kira ini mampu, sangat mampu (mengangkut bantuan logistik) tapi ini saya kira lebih berpengaruh dalam evakuasi yang luka-luka, yang perlu operasi dan sebagainya,” ujar Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menginstruksikan Kementerian Pertahanan untuk segera memesan modul ambulans udara yang akan dipasang pada Airbus A400M, seperti yang telah digunakan pada pesawat Hercules C-130.“Tadi saya diberi penjelasan untuk C130 kita sudah punya kontainer ambulans udara.
Saya perintahkan kita segera pesen modul ambulans udara untuk A400,” kata Prabowo.
Selain itu, ia juga memerintahkan agar pesawat dilengkapi dengan peralatan khusus untuk menangani kebakaran hutan.“Dan juga saya sudah instruksikan untuk diperlengkapi dengan alat-alat untuk menghadapi kebakaran hutan,” ujarnya.
Menurut Prabowo, penambahan fitur-fitur tersebut akan memperkuat peran TNI dalam menghadapi berbagai bencana dan membantu masyarakat.“Jadi ini nanti menambah kekuatan kita.
TNI adalah alat negara yang ikut sangat besar peranannya dalam menghadapi bencana, menghadapi kesulitan, menghadapi masalah-masalah kepentingan masyarakat,” tutur Prabowo.
Adapun Airbus A400M dikenal sebagai pesawat Multi Role Tanker Transport (MRTT) yang dirancang untuk berbagai misi, baik operasi militer untuk perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP).
Dalam misi non-tempur, pesawat ini dapat digunakan untuk mendukung pergeseran pasukan, pengisian bahan bakar di udara, hingga bantuan kemanusiaan.
Pesawat ini memiliki empat mesin turboprop Europrop International TP400-D6 dengan daya masing-masing 11 ribu horsepower, menjadikannya pesawat militer dengan mesin terkuat di dunia.
Bobot maksimumnya mencapai 141 ton, mampu terbang hingga 8 jam tanpa pengisian bahan bakar, dan menjangkau ketinggian hingga 40 ribu kaki dengan kecepatan maksimum 433 knot (0,72 Mach).
Dari sisi dimensi, A400M memiliki panjang 45,1 meter, tinggi 14,7 meter, dan bentang sayap 42,4 meter.
Ruang kargonya berukuran 23,1 × 4 × 4 meter dengan kapasitas angkut hingga 37 ribu kilogram.
Fasilitas avioniknya dilengkapi dengan sistem canggih seperti Head Up Display (HUD), Navigation and Tactical Display (NTD), Electronic Centralized Aircraft Monitoring (ECAM), serta komunikasi berbasis GPS, GNSS, FMS, dan IRS.
Selain itu, pesawat juga memiliki sistem pengawasan seperti TCAS, TAWS, DASA, dan RWR untuk meningkatkan keamanan serta kesadaran situasional dalam setiap misi penerbangan.
← Home
← halaman sebelumnya
Pesawat tersebut mendarat di Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, setelah menempuh perjalanan tiga hari dari Seville, Spanyol, dengan rute Seville–Dubai–Medan–Jakarta.
Penerbangan pesawat ini diawaki oleh Letkol Pnb Putut Satriya Yoni, Mayor Pnb Riki Sihaloho, Mayor Pnb Fathir Muhammad Hadid, dan Kapten Pnb Indra Kusuma.
Setelah tiba di Indonesia, Presiden Prabowo menyerahkan pesawat itu secara simbolis kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang kemudian meneruskannya kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M Tonny Harjono.
Dalam sambutannya, Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah telah memesan dua unit Airbus A400M dan tengah menjajaki negosiasi untuk menambah empat unit lagi.“Kita sudah aktif dua unit, kita sudah ada opsi empat unit.
Kita mungkin negosiasi untuk kita tanda tangan empat unit lagi,” ujar Prabowo.
Prabowo juga menjelaskan bahwa pesawat tersebut memiliki fungsi ganda, termasuk kemampuan sebagai tanker udara.“Ini bisa juga (menjadi) tanker udara,” katanya.
Selain digunakan untuk pengisian bahan bakar di udara, Prabowo menyebut pesawat itu dapat difungsikan untuk membawa bantuan logistik serta evakuasi korban dari wilayah konflik.
Ia bahkan menyinggung kemungkinan penggunaannya untuk misi kemanusiaan di Gaza.“Saya kira ini mampu, sangat mampu (mengangkut bantuan logistik) tapi ini saya kira lebih berpengaruh dalam evakuasi yang luka-luka, yang perlu operasi dan sebagainya,” ujar Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menginstruksikan Kementerian Pertahanan untuk segera memesan modul ambulans udara yang akan dipasang pada Airbus A400M, seperti yang telah digunakan pada pesawat Hercules C-130.“Tadi saya diberi penjelasan untuk C130 kita sudah punya kontainer ambulans udara.
Saya perintahkan kita segera pesen modul ambulans udara untuk A400,” kata Prabowo.
Selain itu, ia juga memerintahkan agar pesawat dilengkapi dengan peralatan khusus untuk menangani kebakaran hutan.“Dan juga saya sudah instruksikan untuk diperlengkapi dengan alat-alat untuk menghadapi kebakaran hutan,” ujarnya.
Menurut Prabowo, penambahan fitur-fitur tersebut akan memperkuat peran TNI dalam menghadapi berbagai bencana dan membantu masyarakat.“Jadi ini nanti menambah kekuatan kita.
TNI adalah alat negara yang ikut sangat besar peranannya dalam menghadapi bencana, menghadapi kesulitan, menghadapi masalah-masalah kepentingan masyarakat,” tutur Prabowo.
Adapun Airbus A400M dikenal sebagai pesawat Multi Role Tanker Transport (MRTT) yang dirancang untuk berbagai misi, baik operasi militer untuk perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP).
Dalam misi non-tempur, pesawat ini dapat digunakan untuk mendukung pergeseran pasukan, pengisian bahan bakar di udara, hingga bantuan kemanusiaan.
Pesawat ini memiliki empat mesin turboprop Europrop International TP400-D6 dengan daya masing-masing 11 ribu horsepower, menjadikannya pesawat militer dengan mesin terkuat di dunia.
Bobot maksimumnya mencapai 141 ton, mampu terbang hingga 8 jam tanpa pengisian bahan bakar, dan menjangkau ketinggian hingga 40 ribu kaki dengan kecepatan maksimum 433 knot (0,72 Mach).
Dari sisi dimensi, A400M memiliki panjang 45,1 meter, tinggi 14,7 meter, dan bentang sayap 42,4 meter.
Ruang kargonya berukuran 23,1 × 4 × 4 meter dengan kapasitas angkut hingga 37 ribu kilogram.
Fasilitas avioniknya dilengkapi dengan sistem canggih seperti Head Up Display (HUD), Navigation and Tactical Display (NTD), Electronic Centralized Aircraft Monitoring (ECAM), serta komunikasi berbasis GPS, GNSS, FMS, dan IRS.
Selain itu, pesawat juga memiliki sistem pengawasan seperti TCAS, TAWS, DASA, dan RWR untuk meningkatkan keamanan serta kesadaran situasional dalam setiap misi penerbangan.
