Gaya Hidup

Psikiater Temukan Tipe Kepribadian Baru Otrovert


Admin - ABBITV.com

22 Sep 2025 07:00 WIB

Psikiater Temukan Tipe Kepribadian Baru Otrovert
Dokumentasi: Psikiater Temukan Tipe Kepribadian Baru Otrovert - ABBITV
Jakarta, ABBITV.com — Kepribadian manusia kini tidak lagi hanya terbagi menjadi ekstrovert dan introvert.

Seorang psikiater asal Amerika Serikat, Rami Kaminski, memperkenalkan istilah baru yaitu otrovert untuk menggambarkan individu yang tidak sepenuhnya masuk dalam kedua kelompok tersebut.
Mengutip LA Dible, Kaminski menjelaskan bahwa istilah itu tercetus setelah ia menemukan pola serupa pada dirinya, sejumlah pasien, serta tokoh-tokoh sejarah seperti Frida Kahlo, Franz Kafka, Albert Einstein, dan Virginia Wolf.
Secara umum, otrovert dianggap sebagai gabungan sifat introvert dan ekstrovert.

Orang dengan kepribadian ini mampu berinteraksi dengan kelompok besar, tetapi tidak benar-benar terhubung dengan kelompok tersebut.
“Otrovert sangat ramah dan mampu menjalin hubungan yang mendalam dengan orang lain.

Satu-satunya perbedaan sosial terjadi pada kurangnya koneksi dengan kelompok identitas kolektif atau tradisi bersama,” ujar Kaminski.
Menurutnya, otrovert biasanya lebih suka melawan arus serta memiliki pola pikir yang berbeda dari kebanyakan orang.

Sejak dini, mereka sadar merasa seperti orang luar meski sebenarnya populer dan diterima di lingkungan sosial.
“Orang otrovert menyadari sejak dini bahwa mereka merasa seperti orang luar dalam kelompok mana pun.

Padahal, mereka sebenarnya cukup populer dan diterima dalam kelompok,” katanya.
Akibatnya, otrovert sering merasa kesulitan menyesuaikan diri dengan kelompok.

Kendala ini bukan pada hubungan dengan individu, melainkan pada ikatan dengan kelompok sebagai sebuah entitas.
“Otrovert merasa sulit untuk menjadi bagian dari suatu kelompok.

Masalahnya terletak pada hubungan dengan kelompok sebagai suatu entitas, bukan dengan anggota-anggotanya secara individu,” jelas Kaminski.
Ia mencontohkan, dalam sebuah pesta, otrovert cenderung lebih nyaman berbincang serius dengan satu orang di sudut ruangan dibanding berkeliling menyapa banyak tamu seperti social butterfly.
Kaminski menilai otrovert justru bisa menjadi pemikir bebas, lebih mandiri, dan imajinatif dibandingkan introvert maupun ekstrovert.
“Itu karena kaum otrovert tidak peduli membuat orang terkesan atau takut ditolak.

Mereka juga tidak akan kehilangan apa pun,” ungkapnya.
← Home ← halaman sebelumnya