Bisnis

Raffi Ahmad Ajak UMKM Tumbuh Bersama Tanpa Iri Hati


Admin - ABBITV.com

25 Aug 2025 07:00 WIB

Raffi Ahmad Ajak UMKM Tumbuh Bersama Tanpa Iri Hati
Dokumentasi: Raffi Ahmad Ajak UMKM Tumbuh Bersama Tanpa Iri Hati - ABBITV
JAKARTA — Raffi Ahmad, dalam kesempatan berbicara pada acara Pesta Rakyat 2025, menyerukan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menjunjung tinggi etika bisnis di tengah ketatnya persaingan usaha.

Ia menekankan pentingnya menghindari rasa iri terhadap kesuksesan orang lain.
“Ada adatnya orang Indonesia suka aneh: melihat toko sebelah, sirik.

Jangan.

Justru ajak dia...,” ucap Raffi.

Menurutnya, langkah tepat bagi UMKM adalah saling mendukung, membangun jejaring, serta berkolaborasi demi memperluas pasar dan memperkuat komunitas usaha, bukan saling menjatuhkan.

Raffi juga menyoroti peran penting UMKM dalam perekonomian nasional.

Tercatat ada sekitar 65 juta unit usaha yang berkontribusi hingga 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Dengan potensi sebesar itu, ia menilai pemberdayaan UMKM harus terus ditingkatkan agar mampu menghadapi tantangan global sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi rakyat.
"Yang namanya bisnis, enggak semuanya juga untung.

Ada untung, ada rugi.

Tantangannya, gimana kita bisa membuat itu menjadi sustain.

Saat kita bisa melewati hal di titik terendah kita, saya janji, kita akan naik kelas lima kali sepuluh kali lipat," kata Raffi.

Lebih lanjut, Raffi mengingatkan agar pelaku usaha percaya bahwa bisnis sekecil apa pun memiliki peluang untuk berkembang asalkan dijalankan dengan komitmen dan integritas.

Sebagai contoh, ia bercerita tentang bisnis kuliner Rojo Sambel yang ia rintis.
"Dari awal saya mikir, 'ini bisa enggak ya?' Tapi ternyata bisa jalan.

Yang penting kita konsisten dan mau belajar," tuturnya.
Melalui pesannya, Raffi ingin menegaskan bahwa integritas dan kebersamaan adalah kunci untuk menumbuhkan UMKM.

Bagi Raffi, kolaborasi jauh lebih berharga daripada persaingan yang hanya melahirkan permusuhan.
← Home ← halaman sebelumnya