Sinergi Polres dan Pemkab Bogor Realisasikan Bogor Asri
02 Mar 2026 07:00 WIB
Bogor, ABBITV.com - Polres Bogor mempercepat pembangunan 13 unit Rumah ASRI yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor agar para penerima manfaat dapat segera menempati hunian yang lebih layak sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kapolres Bogor, Wikha Ardilestanto turun langsung meninjau progres pembangunan di beberapa lokasi, di antaranya Desa Bojong Murni, Kecamatan Ciawi, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, serta Desa Sukahati, Kecamatan Citeureup, Sabtu (28/2/2026).
Dikutip dari Republika, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional peningkatan kualitas hunian masyarakat.
“Kami mengawal langsung agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Wikha.
Program Rumah ASRI tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga memastikan rumah yang dibangun memenuhi standar kesehatan, keamanan, dan tata ruang yang layak bagi keluarga penerima manfaat.
Percepatan pembangunan dilakukan menjelang Ramadan dan Idul Fitri agar masyarakat dapat merasakan suasana Lebaran di rumah baru yang lebih nyaman dan bermartabat. Dalam kunjungannya, Kapolres Bogor bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bogor juga menyempatkan diri menyapa serta memberikan santunan kepada warga penerima bantuan di wilayah Kemang dan Citeureup.
Pendekatan humanis tersebut disebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam fungsi penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kemanusiaan.
Selain program Rumah ASRI, Pemerintah Kabupaten Bogor juga menggulirkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) guna membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto diketahui telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/682-SDA tertanggal 25 Februari 2026 sebagai tindak lanjut arahan Presiden dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Tahun 2026.
Gerakan tersebut mendorong keterlibatan seluruh unsur pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah melalui berbagai program nyata di tingkat daerah.
Dalam implementasinya, Gerakan Indonesia ASRI memiliki empat pilar utama, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Pada aspek keamanan, pemerintah mendorong penguatan penerangan jalan, aktivasi siskamling, pemeriksaan instalasi listrik, hingga penyediaan alat pelindung diri sederhana bagi masyarakat.
Sementara di sektor kesehatan, masyarakat didorong melakukan pengelolaan sampah, menjaga sanitasi air bersih, serta menciptakan lingkungan bebas bau, genangan, dan hama penyakit.
Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, pemerintah menginisiasi kerja bakti rutin setiap pekan, penguatan bank sampah, hingga penegakan disiplin kebersihan di lingkungan masyarakat.
Sedangkan pada aspek keindahan, dilakukan penanaman pohon di ruang terbuka hijau, penataan taman, pengecatan ulang fasilitas umum, serta penertiban reklame yang dinilai mengganggu estetika lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program tersebut. Seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, BUMN, BUMD, pengelola kawasan industri, hingga pusat perbelanjaan diwajibkan menyampaikan laporan perkembangan program secara rutin setiap Selasa dan Jumat.
Program Rumah ASRI dan Gerakan Indonesia ASRI dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, baik dari sisi hunian maupun lingkungan sosial. Selain membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh rumah layak huni, program tersebut juga diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan yang sehat dan nyaman.
Dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat, pembangunan berbasis sosial dan lingkungan di Kabupaten Bogor diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.
