Lintas Berita

Ayah Penyanyi Pamungkas Meninggal Dunia pada Selasa 23 September 2025


Admin - ABBITV.com

25 Sep 2025 07:00 WIB

Ayah Penyanyi Pamungkas Meninggal Dunia pada Selasa 23 September 2025
Dokumentasi: Ayah Penyanyi Pamungkas Meninggal Dunia pada Selasa 23 September 2025 - ABBITV
ABBITV.com - Kabar duka datang dari keluarga musisi Pamungkas.

Ayahnya, Pamungkas Heru (Yoes) Supangat bin Soeharno Pusposuhardjo, meninggal dunia pada Selasa (23 September 2025).

Informasi ini disampaikan langsung oleh Pamungkas melalui unggahan di akun Instagram terbarunya.
Dalam unggahannya, Pamungkas mengenang momen kebersamaan terakhir bersama sang ayah.

"Sebagai anak terakhir, aku selalu merasa caramu kumpulin seluruh anakmu di meja makan rumah, adalah dengan bikin adegan yang dramatis, supaya terciptanya urgensi, karena mungkin kamu gengsi untuk bilang kangen, pah," tulis Pamungkas, dikutip Kamis (25/9/2025).
Ia menambahkan, "Yang kali ini pun masih sama, dramatis banget.

bedanya cuma kita sekarang kumpul tanpamu lagi."
Pamungkas juga masih mengingat detail momen terakhirnya bersama almarhum.

Ia bercerita tentang percakapan telepon selama 8 menit 39 detik, yang berisi omelan karena tidak membalas pesan WhatsApp sang ibu.

Setelah itu, sang ayah meminta transfer untuk mengurus mobil kesayangan yang membutuhkan perbaikan pada bagian kaki-kakinya.

Beberapa hari kemudian, almarhum masih sempat berjalan-jalan ke Bogor untuk menikmati soto favorit.

"Kalau aku tanya mamah tentang kabarmu akhir-akhir ini, jawaban dia selalu kamu lagi jalan-jalan ke sana ke sini karena mau makan ini-itu," ujar Pamungkas.
Dalam unggahan yang sama, Pamungkas berharap kebahagiaan yang dialami ayahnya benar-benar menjadi kenyataan.

"Tanpa tahu detailnya, aku berdoa dan berharap hidupmu di tahun-tahun belakangan ini bahagia dan penuh dengan rasa syukur, persis seperti yang kamu mau; hidup yang penuh esensi dan melakukan segalanya pakai hati yang utuh," tulisnya.
Pamungkas juga mengucapkan terima kasih atas segala hal yang telah dilakukan sang ayah semasa hidup.

"Makasih banyak, ya, pah, karyamu sungguh luar biasa.

Dan aku melihat itu di hari pengantaranmu.

Semua sahabat, ponakan, adik, anak didik bahkan ada yang tidak familiar mukanya, ikut datang dan cerita bagaimana baiknya hatimu lewat omelanmu," ungkapnya.

Doa juga dipanjatkan untuk almarhum.

"Semoga semua baikmu menjadi karpet tebal panjang mengarahkan jalanmu di sana (jadi ndak kena becek), dan semoga nilai-nilai yang pernah tanam di hidup kita semua selagi di dunia, menjadi awan di atas kepalamu, jadi kamu ndak kepanasan ndak kehujanan di sana," tulis Pamungkas.
Ia menegaskan bahwa keluarga akan menjaga ibunya setelah kepergian sang ayah.

"InsyaAllah aman, pah, kami semua langsung rapat barisan bagi-bagi tugas jagain mamah.

Setelah ini, nanti akan ku update terus laporan seperti biasa sambil kita merokok di teras," tambahnya.
Di akhir, Pamungkas menegaskan betapa besar arti sosok ayah baginya.

"Bentuk lelaki itu seperti apa untukku; ya masih kamu sosoknya.

Alfatihah," pungkasnya.
← Home ← halaman sebelumnya