Nasional

Dadan Hindayana Dicopot, Nanik S. Deyang Naik Jadi Kepala BGN yang Baru


Fachur Rozie - ABBITV.com

02 Jun 2026 22:50 WIB

Dadan Hindayana Dicopot, Nanik S. Deyang Naik Jadi Kepala BGN yang Baru
Dokumentasi: Dadan Hindayana Dicopot, Nanik S. Deyang Naik Jadi Kepala BGN yang Baru - ABBITV

Jakarta, ABBITV.com - Presiden Prabowo Subianto dikabarkan melakukan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN). Informasi tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Menurut keterangan yang disampaikan Prasetyo, keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas BGN selama sekitar satu setengah tahun terakhir.

“Setelah melakukan monitoring dan evaluasi, Presiden memutuskan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” ujar Prasetyo dalam konferensi pers.

Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo menyebut Presiden menunjuk Nanik S. Deyang untuk mengemban tugas sebagai Kepala BGN yang baru. Selain itu, Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal Trenggono disebut turut dipercaya mengisi posisi Wakil Kepala BGN.

Peran Strategis Badan Gizi Nasional

Badan Gizi Nasional merupakan lembaga yang memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan program pemenuhan gizi masyarakat. Salah satu program yang menjadi fokus utama lembaga ini adalah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang ditujukan bagi anak-anak, balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok lanjut usia.

Program tersebut mulai dijalankan secara bertahap sejak awal tahun 2025 sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Tantangan dalam Pelaksanaan Program

Dalam perjalanannya, pelaksanaan program MBG menghadapi sejumlah tantangan yang menjadi perhatian publik. Beberapa di antaranya berkaitan dengan kualitas distribusi makanan, kesiapan sarana dan prasarana pendukung, hingga efektivitas pengawasan dalam pelaksanaan program di lapangan.

Pemerintah menilai evaluasi berkala diperlukan untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan, yakni meningkatkan status gizi masyarakat serta memberikan manfaat yang optimal bagi kelompok penerima.

Fungsi dan Tugas BGN

Sebagai lembaga yang menangani urusan pemenuhan gizi nasional, BGN memiliki sejumlah fungsi utama, antara lain:

  • Merumuskan dan menetapkan kebijakan teknis terkait sistem dan tata kelola pemenuhan gizi nasional.
  • Melaksanakan kebijakan di bidang penyediaan dan penyaluran program gizi.
  • Mengembangkan promosi, kerja sama, serta edukasi terkait pemenuhan gizi masyarakat.
  • Melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program gizi nasional.
  • Memberikan dukungan administrasi kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan BGN.
  • Mengelola aset dan barang milik negara yang berada di bawah tanggung jawab lembaga.
  • Menjalankan fungsi lain yang diberikan oleh Presiden sesuai kebutuhan pemerintahan.

Harapan terhadap Kepemimpinan Baru

Pergantian pimpinan di BGN diharapkan dapat memperkuat tata kelola lembaga serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program-program pemenuhan gizi nasional. Dengan kepemimpinan baru, pemerintah berharap berbagai program strategis yang telah berjalan dapat terus ditingkatkan kualitas

✍️ FRozie
← Home ← halaman sebelumnya