Lintas Berita

Demo Pabrik Miras di Citeureup Memanas, Habib Bahar: Tutup Total dalam 7 Hari


Admin - ABBITV.com

19 Aug 2026 03:04 WIB

Demo Pabrik Miras di Citeureup Memanas, Habib Bahar: Tutup Total dalam 7 Hari
Dokumentasi: Demo Pabrik Miras di Citeureup Memanas, Habib Bahar: Tutup Total dalam 7 Hari - ABBITV

Bogor, ABBITV.com - Tuntutan penutupan pabrik minuman keras (miras) di Kabupaten Bogor memanas setelah Habib Bahar bin Smith bersama Front Persaudaraan Islam (FPI) dan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) mendatangi PT Intitirta Sarimakmur di Desa Sanja, Kecamatan Citeureup, Selasa (18/8/2026). Dalam aksi tersebut, Habib Bahar mendesak perusahaan menghentikan total produksi miras dan memberikan ultimatum selama tujuh hari.

Dalam orasinya di depan perusahaan, Habib Bahar menyebut minuman keras sebagai salah satu sumber persoalan sosial dan kriminalitas. Ia menilai konsumsi miras dapat memicu berbagai tindakan kejahatan.

“Saya tidak mau banyak bicara. Miras itu maksiat, induk dari segala kejahatan. Jika orang sudah mabuk, bisa timbul pembunuhan, pemerkosaan, pelecehan seksual, hingga perampokan. Semua kriminalitas itu dipicu oleh miras,” ujar Habib Bahar.

Ia menegaskan, aksi tersebut tidak hanya berkaitan dengan kepentingan keagamaan, tetapi juga diklaim sebagai upaya melindungi generasi muda dari dampak minuman beralkohol.

“Kami datang ke sini bukan hanya untuk membela ajaran agama, melainkan juga untuk menyelamatkan anak-cucu kita dari bahaya miras,” tegasnya.

Habib Bahar mengatakan pihak manajemen perusahaan telah meminta waktu tujuh hari untuk menghentikan produksi miras. Namun, ia menyatakan akan mengambil tindakan apabila tuntutan tersebut tidak dipenuhi.

“Tadi mereka meminta waktu tujuh hari. Jika dalam tujuh hari tidak ditutup total seluruh produk mirasnya, pabrik ini akan saya bakar. Kalian cukup diam dan menyaksikan,” ujarnya.

Ia juga meminta massa tidak mencopot spanduk aspirasi yang dipasang di pagar depan perusahaan. Menurutnya, spanduk tersebut menjadi simbol penyegelan yang dilakukan masyarakat dan umat Islam di Kabupaten Bogor.

“Spanduk jangan ada yang berani melepas karena pabrik ini telah disegel oleh masyarakat dan umat Islam Bogor. Jika tidak ditutup lalu dibakar, saya sendiri yang akan menyerahkan diri ke Polda Jabar,” katanya.

Aksi tersebut merupakan buntut polemik acara musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara lalu yang sempat viral di media sosial. Acara itu menjadi sorotan setelah muncul tantangan meminum miras dengan syarat membaca ayat suci Al-Qur’an.

✍️ Admin
← Home ← halaman sebelumnya