Nasional

Gus Elham Yahya Jadi Sorotan Publik Usai Video Viral dan Pernyataan Kontroversial


Admin - ABBITV.com

12 Nov 2025 07:00 WIB

Gus Elham Yahya Jadi Sorotan Publik Usai Video Viral dan Pernyataan Kontroversial
Dokumentasi: Gus Elham Yahya Jadi Sorotan Publik Usai Video Viral dan Pernyataan Kontroversial - ABBITV
Nama pendakwah muda asal Kediri, Gus Elham Yahya, tengah menjadi perhatian publik setelah sejumlah video ceramah dan interaksinya tersebar luas di media sosial.

Putra dari K.H.

Luqman Arifin Dhofir, pengasuh Pondok Pesantren Al-Ikhlas 1 Kediri, serta cucu dari K.H.

Mudhofir Ilyas, pendiri pesantren di Kaliboto, Tarokan, Kediri, ini sebelumnya dikenal aktif berdakwah melalui media digital.

Namun, belakangan sosoknya menuai kontroversi yang memicu perdebatan di ruang publik.
Salah satu kontroversi bermula dari pernyataannya soal rokok yang dianggap menyesatkan.

Dalam sebuah video ceramah, Gus Elham menyebut bahwa merokok bisa mendatangkan pahala jika disertai dengan menyebut nama Allah.

“Orang merokok setiap satu hisapan itu mendapatkan pahala, percaya nggak? Aku nggak membenarkan diri, loh.

Kok bisa, Gus? Satu hisapan itu satu pahala, makanya ditiru aku kayak gini, bukan sekadar nyebat kayak kamu, tapi satu hisapan gini menyebut nama Allah sampai ke tenggorokan,” ucapnya dalam video yang viral di berbagai platform.

Pernyataan tersebut menuai kritik luas karena dinilai tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan.

Kontroversi semakin memuncak setelah beredar video pendek yang memperlihatkan Gus Elham mencium anak-anak di pipi hingga bibir saat kegiatan ceramah.

Aksi tersebut dianggap tidak pantas karena dilakukan di ruang publik dan melibatkan anak-anak yang belum baligh.

Banyak warganet menilai tindakan itu melewati batas dan tidak mencerminkan akhlak seorang pendakwah.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas turut memberikan pandangannya.

Ia menjelaskan bahwa mencium anak kecil bukan perbuatan dosa selama dilakukan murni sebagai bentuk kasih sayang tanpa dorongan syahwat.

“Mencium anak kecil yang belum baligh sebagai tanda kasih sayang tanpa ada dorongan syahwat sedikitpun adalah tidak berdosa.

Tetapi jika di dalam diri yang mencium ada syahwat maka ciuman tersebut menjadi haram atau terlarang,” kata Anwar Abbas.

Namun ia menegaskan pentingnya memperhatikan nilai kepantasan dalam tindakan tersebut.

“Bila seseorang akan mencium anak kecil yang bukan mahramnya seperti anak teman atau tetangga, maka sebaiknya berhati-hati.

Perhatikan nilai-nilai kelayakan dan kepantasan,” tambahnya.

Setelah mendapat banyak kritik, Gus Elham akhirnya menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka melalui media pada Senin (10/11/2025).

“Dengan penuh kerendahan hati, saya secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan.

Saya mengakui bahwa hal tersebut merupakan kekhilafan dan kesalahan saya pribadi,” ujarnya kepada tvonenews.com.
Ia juga menyebut kejadian itu sebagai pelajaran berharga untuk perjalanannya sebagai pendakwah muda.

“Saya bertekad untuk menyampaikan dakwah dengan cara yang lebih bijak, menjunjung tinggi akhlakul karimah, serta tidak mengulangi hal serupa di masa mendatang,” lanjutnya.
Meskipun sudah meminta maaf, perdebatan tentang etika dan kepantasan dalam dakwah masih terus berlangsung di media sosial.

Nama Gus Elham Yahya pun hingga kini tetap menjadi bahan pembicaraan publik.
← Home ← halaman sebelumnya