Olah Raga

I-League Larang Penonton Rekam Video Pertandingan untuk Jaga Hak Siar


Admin - ABBITV.com

11 Sep 2025 07:00 WIB

I-League Larang Penonton Rekam Video Pertandingan untuk Jaga Hak Siar
Dokumentasi: I-League Larang Penonton Rekam Video Pertandingan untuk Jaga Hak Siar - ABBITV
Kudus, ABBITV.com – Indonesia League (I-League) resmi memberlakukan larangan bagi penonton untuk merekam video pertandingan.

Kebijakan ini disampaikan Media Officer Persiraja Banda Aceh, Ariful Usman, setelah mengikuti workshop Championship baru-baru ini.
Menurut Ariful, larangan tersebut berlaku untuk semua penonton, termasuk influencer dan konten kreator yang hadir langsung di stadion.

Mereka tidak diperbolehkan merekam jalannya pertandingan dari tribun untuk kemudian diunggah ke media sosial.
“Meskipun penonton telah membeli tiket resmi, mereka tetap tidak diperbolehkan membuat konten berupa rekaman video pertandingan.

Larangan ini berlaku menyeluruh, termasuk bagi influencer dan konten kreator digital,” ujar Ariful, Selasa (9/9/2025).
Ariful menegaskan aturan ini berlaku di seluruh pertandingan Super League maupun Championship.

Operator I-League menyebut ada sanksi tegas bagi pelanggar, mulai dari take down konten hingga penghapusan akun media sosial oleh pihak Meta bila pelanggaran diulang.

Regulasi ini, hasil kerja sama antara I-League dan PSSI, telah disosialisasikan melalui workshop di Jakarta.

Tujuannya untuk melindungi hak siar resmi yang dimiliki EMTEK Grup sekaligus menjaga eksklusivitas konten pertandingan.
Dalam ketentuan tersebut, hanya media resmi klub dan official liga yang diperbolehkan mengambil video dari pinggir lapangan maupun tribun.

Fotografer resmi hanya diperbolehkan mengambil foto, sedangkan jurnalis media cetak dan online di tribun media bertugas menulis berita.
“Tidak boleh membawa kamera profesional ke tribun, apalagi membuat live streaming dari tribun penonton,” tegas Ariful.

Meski begitu, aturan ini masih memberi kelonggaran.

Penonton masih bisa mengunggah konten singkat seperti Instagram Story, selama tidak menayangkan rekaman penuh pertandingan.

“Kalau hanya Insta Story sepertinya aman, tapi tetap tidak boleh mengunggah rekaman pertandingan penuh,” jelas Ariful.
Penerapan regulasi ini menjadi langkah serius I-League dan PSSI untuk menjaga profesionalisme kompetisi serta nilai komersial siaran.

Tim Anti Piracy EMTEK akan aktif memantau pelanggaran, termasuk menindak tegas konten ilegal dengan take down dan pelaporan ke platform media sosial.
← Home ← halaman sebelumnya