Internasional

Inggris Kecam Rusia Usai Kapal Yantar Masuki ZEE dan Sasar Pilot RAF dengan Laser


Admin - ABBITV.com

20 Nov 2025 07:00 WIB

Inggris Kecam Rusia Usai Kapal Yantar Masuki ZEE dan Sasar Pilot RAF dengan Laser
Dokumentasi: Inggris Kecam Rusia Usai Kapal Yantar Masuki ZEE dan Sasar Pilot RAF dengan Laser - ABBITV
Pemerintah Inggris menyampaikan kecaman keras kepada Rusia setelah kapal intelijen Yantar memasuki zona ekonomi eksklusif (ZEE) Inggris dan diduga mengarahkan sinar laser ke pilot pesawat militer RAF.

Insiden yang diungkap Kamis (20/11/2025) ini disebut sebagai bagian dari meningkatnya pola ancaman Rusia terhadap negara-negara NATO.
Menteri Pertahanan Inggris John Healey mengatakan Yantar terdeteksi berada di utara Skotlandia, tepat di tepi perairan teritorial Inggris.

Kapal itu dikenal memiliki kemampuan mengumpulkan intelijen dan memetakan kabel bawah laut yang menjadi infrastruktur vital energi dan komunikasi Inggris.
Untuk memantau pergerakan Yantar, Inggris mengerahkan pesawat patroli Poseidon-8 milik RAF.

Pilot pesawat tersebut melaporkan bahwa mereka menjadi sasaran serangan laser dari kapal Rusia.
“Tindakan Rusia itu sangat berbahaya.

Pesan saya kepada Rusia dan Putin: Kami melihat Anda, kami tahu apa yang Anda lakukan, dan jika Yantar berlayar ke selatan minggu ini, kami siap,” ujar Healey sebagaimana dikutip CNN International.
Menurut laporan PA Media, Yantar memasuki ZEE Inggris yang membentang hingga 200 mil laut dari garis pantai, namun tetap berada di luar batas perairan teritorial sejauh 12 mil laut.
Kedutaan Besar Rusia di London menepis tuduhan tersebut.

Mereka menyebut Yantar hanyalah “kapal riset oseanografi” yang beroperasi di perairan internasional.

“Arah Russofobia London dan histeria militeristik yang dipicu berkontribusi pada degradasi keamanan Eropa,” tulis pernyataan resmi kedutaan.
Healey menegaskan insiden ini merupakan pertama kalinya Rusia secara langsung menargetkan pesawat militer Inggris menggunakan laser.

Ia menyebut aturan keterlibatan angkatan laut telah diperbarui agar Inggris dapat memantau Yantar lebih ketat sekaligus menyiapkan respons militer apabila kapal tersebut mengubah rute.
“Kami menanggapinya dengan sangat serius,” kata Healey.
London juga menilai pergerakan Yantar konsisten dengan tren provokasi Rusia terhadap NATO, mulai dari operasi drone hingga dugaan sabotase di sejumlah negara Eropa.

Bahkan pejabat Polandia pekan ini menyalahkan Rusia atas ledakan di jalur kereta utama menuju Ukraina yang mereka sebut sebagai “tindakan sabotase belum pernah terjadi sebelumnya”.
Di sisi lain, NATO kembali mengerahkan jet tempur di atas Polandia dan Rumania setelah serangan udara Rusia menghantam Ukraina bagian barat.

Healey menyimpulkan bahwa situasi ini menandai “era baru ancaman” bagi Eropa dan sekutu-sekutunya.
← Home ← halaman sebelumnya