Nasional
Ojol Hingga Pedagang Ikut Bersihkan Halte Transjakarta Senen Pasca Kericuhan
02 Sep 2025 07:00 WIB
Dokumentasi: Ojol Hingga Pedagang Ikut Bersihkan Halte Transjakarta Senen Pasca Kericuhan - ABBITV
ABBITV.com, SENEN – Pasca kericuhan yang merusak sejumlah fasilitas umum, ratusan warga dari berbagai profesi bersama-sama melakukan aksi kerja bakti di Halte Transjakarta kawasan Senen, Jakarta Pusat pada Senin (1/9/2025) pagi.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno alias Doel.
Tercatat sekitar 215 orang terlibat, mulai dari pasukan oranye, komunitas ojek online, pedagang Pasar Senen, hingga pelajar.
Mereka bergotong royong menyingkirkan puing dan membersihkan fasilitas agar halte dapat kembali difungsikan.
“Saya berterima kasih kepada semua, mulai dari ojol, sopir oplet, anak-anak sekolah, sampai pedagang.
Jakarta harus hidup, Jakarta harus menghidupkan masyarakatnya,” ujar Rano Karno.
Ia menegaskan bahwa gerakan cepat ini bukan hanya sekadar membersihkan halte, melainkan juga simbol upaya kolektif untuk memulihkan rasa aman dan menjaga kondisi tetap kondusif di ibu kota.
Selain itu, Wagub menekankan bahwa pemerintah daerah tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, namun diingatkan agar tidak merusak fasilitas umum.
“Saya berharap, pak gubernur juga berharap, mudah-mudahan fasilitas kita jangan dirusak, karena yang rugi kita, bukan cuma biaya, tapi juga rugi waktu,” tegasnya.
Rano Karno pun mengajak seluruh masyarakat agar ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing demi kebaikan bersama.
← Home
← halaman sebelumnya
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno alias Doel.
Tercatat sekitar 215 orang terlibat, mulai dari pasukan oranye, komunitas ojek online, pedagang Pasar Senen, hingga pelajar.
Mereka bergotong royong menyingkirkan puing dan membersihkan fasilitas agar halte dapat kembali difungsikan.
“Saya berterima kasih kepada semua, mulai dari ojol, sopir oplet, anak-anak sekolah, sampai pedagang.
Jakarta harus hidup, Jakarta harus menghidupkan masyarakatnya,” ujar Rano Karno.
Ia menegaskan bahwa gerakan cepat ini bukan hanya sekadar membersihkan halte, melainkan juga simbol upaya kolektif untuk memulihkan rasa aman dan menjaga kondisi tetap kondusif di ibu kota.
Selain itu, Wagub menekankan bahwa pemerintah daerah tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, namun diingatkan agar tidak merusak fasilitas umum.
“Saya berharap, pak gubernur juga berharap, mudah-mudahan fasilitas kita jangan dirusak, karena yang rugi kita, bukan cuma biaya, tapi juga rugi waktu,” tegasnya.
Rano Karno pun mengajak seluruh masyarakat agar ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing demi kebaikan bersama.
