Kriminal

Beredar di Medsos Video Keributan Pengusaha di Depan Kantor ULPBJ Diduga Terkait Tender Proyek Jalan


Admin - ABBITV.com

26 Aug 2025 07:00 WIB

Beredar di Medsos Video Keributan Pengusaha di Depan Kantor ULPBJ Diduga Terkait Tender Proyek Jalan
Dokumentasi: Beredar di Medsos Video Keributan Pengusaha di Depan Kantor ULPBJ Diduga Terkait Tender Proyek Jalan - ABBITV
Bogor — Ketegangan terjadi di depan Kantor Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) Kabupaten Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, pada Selasa (5/8/2025).

Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan dua pengusaha terlibat keributan hingga nyaris adu fisik.

Kedua pengusaha tersebut masing-masing berinisial J, asal Bogor, dan F, yang diketahui berasal dari luar daerah.

Dalam rekaman, keduanya saling tunjuk dan dorong, memicu suasana panas di sekitar kantor.

Beruntung, petugas keamanan segera turun tangan melerai sehingga peristiwa itu tidak berkembang menjadi bentrokan terbuka.
"Ya diduga ada salah satu pengusaha tidak puas karena proyeknya diambil oleh pengusaha dari luar Bogor.

Saya menduga ada pengaturan pemenang proyek sehingga salah satu pengusaha tak terima sehingga hampir terjadi insiden baku hantam di depan ULP BJ Kabupaten Bogor," ungkap Djohn.

Salah seorang pengusaha lokal, M.

Husen Djohn Pasaribu, yang turut menyaksikan langsung kejadian tersebut, menuturkan bahwa keributan dipicu dugaan adanya praktik pengaturan dalam proses tender proyek jalan.

Menurutnya, banyak pengusaha lokal kecewa karena merasa dirugikan dengan mekanisme lelang yang tidak transparan.

Husen menilai, rasa tidak puas inilah yang akhirnya meledak menjadi adu mulut antara dua pihak hingga nyaris menimbulkan insiden memalukan di depan publik.

Ia berharap pemerintah daerah segera mengevaluasi sistem pengadaan agar kejadian serupa tidak terulang.
"Tender proyek Bomang sudah sesuai prosedur dan transparan.

Ini masih masa sanggah, silakan disanggah jika ada yang tidak puas,” ujar Asman Dila, Senin (25/7/2025).

Hingga berita ini diturunkan, pihak ULPBJ Kabupaten Bogor belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut maupun dugaan pengaturan tender.

Publik menantikan klarifikasi, sebab kasus ini menyoroti pentingnya transparansi dan keadilan dalam proses lelang proyek pemerintah.

Peristiwa ini sekaligus menjadi alarm bagi pemangku kebijakan untuk lebih serius membenahi tata kelola pengadaan agar tidak menimbulkan kecurigaan, konflik, hingga potensi kericuhan di kemudian hari.
← Home ← halaman sebelumnya