Kriminal
BNN dan Brimob Dapat Perlawanan Saat Gerebek Kartel Narkoba di Kampung Bahari
06 Nov 2025 07:00 WIB
Dokumentasi: BNN dan Brimob Dapat Perlawanan Saat Gerebek Kartel Narkoba di Kampung Bahari - ABBITV
Jakarta, ABBITV.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama pasukan Brimob Polda Metro Jaya mendapat perlawanan dari kelompok masyarakat yang diduga terkait jaringan kartel narkoba saat melakukan penggerebekan di Kampung Bahari, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu (5/11/2025).Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN RI Brigjen Roy Hardi Siahaan mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi adanya perlawanan sebelum operasi dimulai.“Waktu kami ke sana memang sudah berpikir dan menganalisa serta mengantisipasi kalau ada perlawanan, ternyata benar,” ujar Roy di Jakarta, Rabu.Roy menjelaskan, perlawanan dilakukan oleh kelompok masyarakat yang berada dalam satu lingkaran di lokasi tersebut."Masyarakat di ‘circle’ lokasi tersebut melakukan perlawanan menggunakan samurai,” katanya.Selain menggunakan senjata tajam, kelompok tersebut juga menyalakan kembang api dan mercon untuk menghalau petugas.“Paling tidak mengintimidasi kami yang ada di TKP,” ujarnya.Meski mendapat perlawanan, aparat gabungan berhasil mengendalikan situasi dan melanjutkan operasi tanpa adanya korban di pihak petugas.“Untungnya kami bisa mengantisipasi dan semua berjalan dengan lancar.
Sejauh ini kami melihat belum ada (anggota luka),” kata Roy.Dalam operasi tersebut, markas kartel narkoba di kawasan Kampung Bahari digerebek oleh tim gabungan BNN dan Brimob.
Sebanyak 18 orang yang terdiri dari 17 laki-laki dan satu perempuan berhasil ditangkap bersama barang bukti narkotika.Saat penggerebekan berlangsung, pasukan Brimob yang membawa gas air mata dan tameng mendapat perlawanan sengit dari kelompok massa yang diduga suruhan kartel.
Polisi kemudian menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa, namun dibalas dengan petasan dan lemparan batu.Selain itu, massa juga terlihat mengacungkan sejumlah senjata tajam untuk menghadang petugas.
Meski situasi sempat memanas, operasi pemberantasan narkoba di kawasan tersebut tetap berhasil dilakukan oleh aparat gabungan.
← Home
← halaman sebelumnya
Sejauh ini kami melihat belum ada (anggota luka),” kata Roy.Dalam operasi tersebut, markas kartel narkoba di kawasan Kampung Bahari digerebek oleh tim gabungan BNN dan Brimob.
Sebanyak 18 orang yang terdiri dari 17 laki-laki dan satu perempuan berhasil ditangkap bersama barang bukti narkotika.Saat penggerebekan berlangsung, pasukan Brimob yang membawa gas air mata dan tameng mendapat perlawanan sengit dari kelompok massa yang diduga suruhan kartel.
Polisi kemudian menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa, namun dibalas dengan petasan dan lemparan batu.Selain itu, massa juga terlihat mengacungkan sejumlah senjata tajam untuk menghadang petugas.
Meski situasi sempat memanas, operasi pemberantasan narkoba di kawasan tersebut tetap berhasil dilakukan oleh aparat gabungan.
