Internasional

Bocah di Lahad Datu Tewas Tersedak Buah Rambutan, Jadi Peringatan bagi Orang Tua untuk Waspada


Admin - ABBITV.com

23 Oct 2025 07:00 WIB

Bocah di Lahad Datu Tewas Tersedak Buah Rambutan, Jadi Peringatan bagi Orang Tua untuk Waspada
Dokumentasi: Bocah di Lahad Datu Tewas Tersedak Buah Rambutan, Jadi Peringatan bagi Orang Tua untuk Waspada - ABBITV
ABBITV.com — Tragedi memilukan terjadi di Lahad Datu, wilayah timur laut Pulau Kalimantan, Malaysia.

Seorang bocah perempuan meninggal dunia setelah tersedak buah rambutan yang ia makan.

Momen tragis tersebut terekam dalam video yang kini viral di media sosial Instagram, memicu duka dan keprihatinan luas dari warganet.
Menurut keterangan yang beredar, peristiwa bermula saat korban tengah menikmati buah rambutan di rumahnya.

Tanpa disadari, potongan buah yang ditelan tersangkut di tenggorokan hingga membuatnya sulit bernapas.

Dalam kepanikan, keluarga segera membawa sang bocah ke fasilitas kesehatan terdekat, namun upaya penyelamatan tidak berhasil.

Korban akhirnya meninggal dunia meski telah diberikan pertolongan medis darurat.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa tersedak bukan hal sepele.

Kondisi ini merupakan keadaan darurat medis yang bisa berakibat fatal hanya dalam hitungan menit bila tidak segera ditangani.

Saat saluran napas tersumbat, suplai oksigen ke paru-paru dan otak berhenti, sehingga menyebabkan kerusakan serius bahkan kematian.

Para ahli kesehatan menegaskan bahwa jika pasokan oksigen ke otak terhenti lebih dari empat menit, sel-sel otak akan mulai mati dan dapat menimbulkan cedera permanen atau kematian otak.

Bahkan jika korban berhasil diselamatkan, risiko cedera otak jangka panjang akibat kekurangan oksigen tetap tinggi.
Oleh karena itu, kewaspadaan orang tua menjadi kunci utama dalam mencegah kejadian serupa.

Orang tua perlu memahami tanda-tanda tersedak dan mengetahui langkah pertolongan pertama yang benar.
Untuk penanganan tersedak parah pada anak atau orang dewasa, tepuk punggung korban lima kali di antara tulang belikat, lalu lakukan manuver Heimlich sebanyak lima kali untuk membantu mengeluarkan benda yang menyumbat.Sementara untuk bayi, posisikan bayi tengkurap di lengan dengan kepala lebih rendah dari tubuh, tahan kepalanya dengan lembut, dan tepuk punggungnya lima kali di antara tulang belikat.

Jika belum berhasil, segera bawa ke unit gawat darurat atau hubungi ambulans.

Apabila kondisi tersedak masih ringan, biarkan korban batuk karena itu adalah cara alami tubuh untuk mengeluarkan benda asing.

Namun, kondisi korban tetap harus dipantau dengan ketat dan segera hubungi layanan darurat jika situasi memburuk.
Tragedi di Lahad Datu ini menjadi peringatan penting bahwa makanan kecil seperti buah rambutan dapat berbahaya jika tidak diawasi dengan cermat.

Pengetahuan dasar tentang pertolongan pertama dan kewaspadaan orang tua dapat menjadi penyelamat di saat-saat genting.
← Home ← halaman sebelumnya