Lintas Berita

Dobrak Budaya Patriarki, Pilar Foundation Dorong Perempuan Proaktif dalam Sistem Kebijakan Publik


Admin - ABBITV.com

29 Aug 2026 13:17 WIB

Dobrak Budaya Patriarki, Pilar Foundation Dorong Perempuan Proaktif dalam Sistem Kebijakan Publik
Dokumentasi: Dobrak Budaya Patriarki, Pilar Foundation Dorong Perempuan Proaktif dalam Sistem Kebijakan Publik - ABBITV

Bogor, ABBITV.com - Keterlibatan perempuan di ranah publik dan politik dinilai masih menghadapi tantangan besar berupa kendala kultural, meskipun regulasi perlindungan dan kesetaraan telah tersedia.

Merespons kondisi tersebut, Pilar Foundation menggelar diskusi publik bertajuk NGOBRAS (Ngobrol Bareng Sambil Diskusi Asik) dengan tema "Perempuan di Ruang Publik : Politik... Perempuan dimana?" 

"Kehadiran perempuan di ruang publik dan politik bukanlah sebuah keistimewaan yang diberikan begitu saja, melainkan hak yang dijamin oleh negara. Jika kita merujuk pada UUD 1945, di sana sangat jelas diamanatkan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di dalam hukum dan pemerintahan tanpa diskriminasi gender," Kata Ketua Pilar Foundation, Shaliha Az Zahra di Warkopna di Cibinong, Jumat malam (28/8/2026).

Tantangan nyata di lapangan terkait pemenuhan hak tersebut kemudian dikupas tuntas oleh Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bogor, Hj. Nunur Nurhasdian. Sebagai representasi perempuan di parlemen, ia menyoroti bagaimana aturan tertulis seringkali berbenturan dengan realitas sosial di masyarakat.

"Regulasi untuk perempuan dan anak sudah ada, namun tantangan utamanya terletak pada implementasi di lapangan yang masih terbentur budaya patriarki," ungkap Hj. Nunur.

Oleh karena itu, ia mendorong kaum perempuan untuk mengambil langkah proaktif alih-alih hanya menunggu perubahan terjadi.

"Untuk itu, perempuan harus berani masuk ke dalam sistem agar bisa mengubah kebijakan secara langsung, karena komunikasi dan soliditas antarsesama perempuan adalah kunci utama dalam memperjuangkan hak-hak kita di ruang publik," lanjutnya.

Kegiatan edukatif ini mendapat sambutan hangat dan dihadiri oleh lintas elemen, mulai dari berbagai organisasi perempuan, mahasiswa, hingga awak media.

Tampak hadir juga sebagai narasumber Komisioner Bawaslu Kab. Bogor Irvan Firmansyah, Anggota Fraksi PKB DPRD Kab. Bogor Hj. Nunur Nurhasdian, Aktivis Perempuan Dhita Putri Utami hingga Pengamat Politik Jeirry Sumampow. 

Melalui sinergi pandangan antara pergerakan akar rumput oleh Pilar Foundation dan pemangku kebijakan legislatif ini, diharapkan kesadaran politik perempuan di Bogor semakin terbangun, soliditas semakin kuat, dan mampu mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan yang lebih inklusif di masa depan.

✍️ Admin
← Home ← halaman sebelumnya