Nasional

Massa Demo Cari Ahmad Sahroni Uya Kuya dan Eko Patrio di Tengah Sorotan Publik


Admin - ABBITV.com

30 Aug 2025 07:00 WIB

Massa Demo Cari Ahmad Sahroni Uya Kuya dan Eko Patrio di Tengah Sorotan Publik
Dokumentasi: Massa Demo Cari Ahmad Sahroni Uya Kuya dan Eko Patrio di Tengah Sorotan Publik - ABBITV
Jakarta – Massa aksi yang menggelar demonstrasi besar di depan Gedung DPR RI mencari-cari keberadaan sejumlah anggota dewan yang menjadi sorotan publik, yakni Ahmad Sahroni, Uya Kuya, dan Eko Patrio.
Ketiga anggota DPR RI tersebut dianggap sebagai pemicu gelombang protes yang meluas setelah pernyataan kontroversial mereka menuai kecaman masyarakat.

Ahmad Sahroni sebelumnya menyebut orang-orang yang menuntut DPR dibubarkan sebagai “orang tolol sedunia”.

Eko Patrio dikritik karena berjoget dengan musik sound horeg di tengah amarah publik, sementara Uya Kuya menuai hujatan usai menyebut gaji Rp3 juta tidak besar melalui unggahan video di akun media sosialnya.

Dalam video itu, ayah dari Cinta Kuya tersebut terlihat berjoget-joget, yang kemudian memancing kritik keras masyarakat.
Setelah menuai hujatan, ketiga anggota DPR RI ini akhirnya menyampaikan permintaan maaf.

Namun, massa aksi tetap menagih kejelasan sikap mereka dengan meneriakkan nama Ahmad Sahroni, Uya Kuya, dan Eko Patrio melalui pengeras suara pada Jumat (29/8/2025).

Para demonstran juga menagih janji bahwa pintu DPR akan dibuka untuk rakyat, sembari menyebut pernyataan Ketua DPR Puan Maharani sebagai janji palsu.

Ahmad Sahroni Diduga Kabur ke Singapura
Isu keberangkatan Ahmad Sahroni ke Singapura semakin memanaskan situasi.

Viral foto dirinya berada di bandara, yang diduga tengah bersiap kabur ke luar negeri.

Kabar itu mencuat setelah Youtuber Ferry Irwandi membagikan unggahan di Instagram pada Jumat (29/8/2025), disertai tangkapan layar pesan WhatsApp yang menyebutkan “Sahroni kabur ni ke SG (Singapura)”.
Ferry pun melontarkan kritik keras.

Ia menyebut jika benar Ahmad Sahroni melarikan diri, maka tindakan tersebut merupakan sikap pengecut.

“Kalau ini benar, maka orang ini sama pengecut dan rendahnya dengan katak bhizzer.

Mau kabur sejauh apapun, warga sipil akan selalu ada dimanapun,” tulis Ferry.
Ia menegaskan masyarakat sudah tidak sudi diwakili oleh sosok yang dianggap “bermental culun”.

“Hadapi kausalitas yang anda sudah lahirkan bukan kabur.

Sekali lagi jika ini benar, Kami tidak sudi diwakili pengecut bermental culun seperti anda,” tandasnya.
Hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait kebenaran foto maupun kabar keberangkatan Ahmad Sahroni ke Singapura.

Namun, isu tersebut semakin menambah sorotan publik setelah sebelumnya dirinya menuai kritik tajam atas pernyataan kontroversial.

Ahmad Sahroni juga baru saja dimutasi dari posisi Wakil Ketua Komisi III DPR menjadi anggota Komisi I DPR RI.

Ferry Irwandi Sebut Ahmad Sahroni Pemicu Kekacauan Demo
Kritik tajam terhadap Ahmad Sahroni tidak berhenti di situ.

Ferry Irwandi kembali menuding anggota DPR RI dari Partai Nasdem itu memiliki andil besar dalam memicu kekacauan hingga menimbulkan korban jiwa dalam demonstrasi.
Melalui unggahan Instagram pada Kamis (28/8/2025), Ferry mengecam ucapan Sahroni yang mendukung langkah Polda Metro Jaya menangkap demonstran anak di bawah umur yang disebut anarkis.

Ia bahkan menyinggung judul berita yang menampilkan pernyataan Ahmad Sahroni, “Sahroni Dukung Polisi Tangkap Pendemo Anarkis Di Bawah Umur Saja Sudah Brengsek”.
“Ingat @ahmadsahroni88 mulut sampah Anda punya andil yang besar dari semua rangkaian buruk dan duka ini,” tulis Ferry.
Ia menegaskan status sosial maupun kekuasaan Sahroni tidak bisa menghapus tanggung jawab moral atas tragedi yang terjadi.

“Saya tidak peduli seberapa powerful anda, seberapa kaya anda dan seberapa banyak orang yang anda sudah penjara.

Anda adalah salah satu pihak yang harus bertanggung jawab atas semua kekacauan ini,” katanya.
Dalam unggahan itu, Ferry juga menambahkan, “@ahmadsahroni88 anda yang brengsek, tidak semua orang takut dengan uang, ketenaran dan power yang anda punya.

Kalau mengatakan anda brengsek buat saya harus dipenjara, maka akan saya jalani.”
Ayah dua anak tersebut bahkan meminta agar dirinya bisa dipertemukan langsung dengan Ahmad Sahroni.

“Siapapun orang yang kenal dengan saya dan orang ini, tolong pertemukan, mau di meja podcast atau pengadilan, Mulut anda benar-benar sampah,” tandasnya.
Demo Berujung Korban Jiwa
Sejumlah aksi demonstrasi besar di depan Kompleks Parlemen Senayan pada Senin (25/8/2025) dan Kamis (28/8/2025) berujung ricuh.

Dalam insiden terakhir, seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan tewas setelah terlindas kendaraan taktis Baraccuda milik Brimob.
Affan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, namun nyawanya tidak tertolong.

Kematian Affan menambah gelombang kemarahan publik yang menuntut pembubaran DPR RI, mengingat lembaga tersebut dinilai lebih defensif terkait tunjangan dan fasilitas ketimbang menunjukkan kinerja nyata untuk rakyat.
← Home ← halaman sebelumnya