Internasional
Paspor Malaysia Naik ke Peringkat Tiga Dunia Versi Global Passport Power Rank 2025
20 Nov 2025 07:00 WIB
Dokumentasi: Paspor Malaysia Naik ke Peringkat Tiga Dunia Versi Global Passport Power Rank 2025 - ABBITV
Paspor Malaysia tercatat sebagai salah satu paspor terkuat di dunia menurut laporan Global Passport Power Rank 2025.
Dalam pemeringkatan tersebut, paspor Malaysia menempati posisi ketiga dan berada di atas Amerika Serikat yang berada di peringkat kesembilan.
Kenaikan peringkat ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan internasional terhadap keamanan serta reputasi dokumen perjalanan Malaysia.
Data menjelaskan bahwa pemegang paspor Malaysia dapat memasuki 174 negara tanpa visa maupun dengan fasilitas visa-on-arrival, e-visa, atau izin perjalanan elektronik.
Berdasarkan indeks Arton Capital, Malaysia berada di posisi ketiga bersama 15 negara lain, termasuk Jerman, Prancis, Italia, Belanda, dan Korea Selatan.
Sementara itu, paspor Amerika Serikat hanya memiliki akses bebas visa ke 168 destinasi dalam indeks yang sama.
Kondisi tersebut membuat posisi AS kini tergeser meski sebelumnya dikenal sebagai simbol kebebasan mobilitas global.
Informasi ini menjadi kabar baik bagi pemegang paspor Malaysia, terutama bagi masyarakat yang gemar bepergian atau melakukan perjalanan spontan karena semakin banyak negara yang dapat dikunjungi tanpa proses pengurusan visa.
Di media sosial, warganet Malaysia juga menyampaikan kebanggaan mereka atas capaian ini.
← Home
← halaman sebelumnya
Dalam pemeringkatan tersebut, paspor Malaysia menempati posisi ketiga dan berada di atas Amerika Serikat yang berada di peringkat kesembilan.
Kenaikan peringkat ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan internasional terhadap keamanan serta reputasi dokumen perjalanan Malaysia.
Data menjelaskan bahwa pemegang paspor Malaysia dapat memasuki 174 negara tanpa visa maupun dengan fasilitas visa-on-arrival, e-visa, atau izin perjalanan elektronik.
Berdasarkan indeks Arton Capital, Malaysia berada di posisi ketiga bersama 15 negara lain, termasuk Jerman, Prancis, Italia, Belanda, dan Korea Selatan.
Sementara itu, paspor Amerika Serikat hanya memiliki akses bebas visa ke 168 destinasi dalam indeks yang sama.
Kondisi tersebut membuat posisi AS kini tergeser meski sebelumnya dikenal sebagai simbol kebebasan mobilitas global.
Informasi ini menjadi kabar baik bagi pemegang paspor Malaysia, terutama bagi masyarakat yang gemar bepergian atau melakukan perjalanan spontan karena semakin banyak negara yang dapat dikunjungi tanpa proses pengurusan visa.
Di media sosial, warganet Malaysia juga menyampaikan kebanggaan mereka atas capaian ini.
