Politik

Roy Suryo dan Rekan Datangi Makam Ibunda Jokowi, PSI Gunungkidul Sebut Tindakan Tak Bermoral dan Langgar Adat


Muhamad Ripal Sopian - ABBITV.com

10 Oct 2025 07:00 WIB

Roy Suryo dan Rekan Datangi Makam Ibunda Jokowi, PSI Gunungkidul Sebut Tindakan Tak Bermoral dan Langgar Adat
Dokumentasi: Roy Suryo dan Rekan Datangi Makam Ibunda Jokowi, PSI Gunungkidul Sebut Tindakan Tak Bermoral dan Langgar Adat - ABBITV

ABBITV.com - Aksi Roy Suryo bersama sejumlah rekannya yang mendatangi makam almarhumah Sujiati, ibunda Presiden ke-7 RI Joko Widodo, menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial.

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Gunungkidul.

Danang Ardiyanta, mengecam keras tindakan tersebut dan menilai hal itu sebagai pelanggaran moral, adat, dan nilai kemanusiaan.

Dalam video yang tersebar di berbagai kanal YouTube seperti Agri Fanani, Brojomusti, dan Bang Bill Offside, terlihat rombongan Roy Suryo bersama Tifa dan beberapa orang lainnya berada di area makam keluarga Jokowi di Solo.

Dalam rekaman itu, terdengar sejumlah ucapan dan perilaku yang dinilai tidak pantas diucapkan di tempat peristirahatan terakhir seseorang yang telah meninggal dunia.

Danang menyatakan bahwa tindakan tersebut sama sekali tidak beretika dan tidak bisa dibenarkan atas dasar apapun, termasuk politik.

“Bagi kami, ini merupakan perbuatan biadab yang jauh dari moralitas kemanusiaan, adat istiadat orang Jawa, dan ajaran agama,” tegas Danang dalam keterangannya pada Kamis (9/10/2025).

Ia menilai membawa sosok yang sudah wafat ke dalam kepentingan politik adalah bentuk pelanggaran moral yang serius.

Terlebih, almarhumah Sujiati tidak pernah terlibat dalam urusan politik yang kini menjadi perdebatan publik.

Menurutnya, tindakan Roy Suryo dan kelompoknya tidak hanya menyinggung keluarga besar Presiden Jokowi, tetapi juga melukai rasa kemanusiaan masyarakat luas yang menjunjung tinggi nilai penghormatan terhadap orang yang telah tiada.Selain itu.

Danang menyoroti bahwa area makam keluarga merupakan wilayah privat yang tidak seharusnya dijadikan tempat konten provokatif tanpa izin.

Ia menilai tindakan Roy Suryo cs berpotensi melanggar privasi keluarga dan dapat diproses secara hukum.

“Tindakan Roy Suryo cs telah melanggar privasi keluarga yang bisa diproses ke ranah hukum.

Kami meminta aparat kepolisian untuk menindaklanjuti dan memproses sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Lebih lanjut, Danang mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah tegas.

Ia menilai, status hukum Roy Suryo dan beberapa rekannya yang sudah menjadi perhatian publik harus ditindaklanjuti agar situasi politik nasional tetap kondusif.

“Perbedaan pandangan politik itu hal biasa, tetapi menyeret makam orang tua presiden ke dalam arena politik adalah tindakan yang keterlaluan,” tutup Danang Ardiyanta.Sementara itu, hingga kini Roy Suryo belum memberikan klarifikasi langsung mengenai video tersebut.

Dalam sejumlah pernyataan terpisah sebelumnya, Roy justru lebih banyak menyinggung kasus hukum yang menjeratnya terkait dugaan penyebaran informasi palsu tentang ijazah Presiden Jokowi.

Ia mengklaim tindakannya merupakan kajian ilmiah, bukan fitnah, serta menuntut agar proses hukum dijalankan secara terbuka dan adil.

Publik menilai bahwa tindakan Roy Suryo di makam Sujiati tidak dapat dikaitkan dengan isu hukum atau politik apapun, melainkan berkaitan dengan moralitas dan tata krama.

Banyak pihak menganggap tindakan itu menunjukkan rendahnya sensitivitas terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan adat ketimuran, khususnya budaya Jawa yang menjunjung tinggi penghormatan kepada leluhur dan orang yang telah meninggal dunia.

✍️ MRSopian
← Home ← halaman sebelumnya