Internasional

Skandal Ueno Bank Guncang Paraguay, Presiden Santiago Peña Tumbang


Admin - ABBITV.com

08 Nov 2026 12:27 WIB

Skandal Ueno Bank Guncang Paraguay, Presiden Santiago Peña Tumbang
Dokumentasi: Skandal Ueno Bank Guncang Paraguay, Presiden Santiago Peña Tumbang - ABBITV

Jakarta, ABBITV.com - Kolapsnya Ueno Bank, salah satu bank digital terbesar di Paraguay, memicu krisis keuangan dan politik yang berujung pada lengsernya Presiden Santiago Peña. Peristiwa tersebut turut mendapat perhatian pemerintah Uruguay yang menyampaikan keprihatinan sekaligus merespons pergantian kepemimpinan di negara tetangganya.

Presiden Uruguay Yamandú Orsi melalui komunikasi diplomatik menyampaikan ucapan selamat kepada Pedro Alliana yang resmi menggantikan Santiago Peña sebagai Presiden Paraguay.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui Kementerian Luar Negeri Uruguay pada Sabtu (7/11/2026). Dilansir Reuters, Dalam pernyataan resminya, pemerintah Uruguay menyampaikan harapan agar Alliana berhasil menjalankan tanggung jawab barunya.

“Pemerintah Republik Oriental Uruguay menyampaikan harapan terbaik atas keberhasilan Presiden baru Republik Paraguay, Pedro Alliana, dalam menjalankan tanggung jawab barunya, dalam kerangka proses demokrasi di negara saudara tersebut,” demikian bunyi pernyataan pemerintah Uruguay.

Pemerintah Uruguay juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral, memperdalam integrasi dalam Mercosur, serta mendorong kerja sama regional.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Uruguay Mario Lubetkin turut menanggapi situasi politik yang terjadi di Paraguay. Saat berada di Madrid dalam rangka Konferensi Tingkat Tinggi Ibero-Amerika, Lubetkin menyebut perkembangan tersebut sebagai sesuatu yang disayangkan.

“Saya memandang sangat disayangkan seluruh situasi yang sedang terjadi di Paraguay terkait sosok yang saat ini merupakan mantan Presiden Paraguay, Santiago Peña,” ujar Lubetkin.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu respons pemerintah Uruguay terhadap krisis politik yang mengguncang Paraguay setelah skandal keuangan Ueno Bank.

Krisis bermula ketika Bank Sentral Paraguay mengambil alih pengelolaan Ueno Bank pada Selasa (3/11/2026), setelah menemukan rasio solvabilitas bank tersebut anjlok hingga berada di bawah separuh batas minimum yang diwajibkan.

Keputusan tersebut berdampak terhadap sekitar 2,94 juta nasabah. Sejumlah rekening, tabungan, dan transaksi pembayaran mengalami gangguan, sementara dana publik dalam jumlah besar yang tersimpan di bank tersebut ikut menjadi sorotan.

Persoalan semakin membesar setelah muncul dugaan konflik kepentingan karena Santiago Peña pernah memiliki saham di Grupo Vázquez, perusahaan induk Ueno Bank, hingga Maret 2025.

Oposisi menuding adanya penyalahgunaan pengaruh politik dan dugaan penyimpangan dalam penempatan dana publik di bank tersebut. Peña membantah melakukan pelanggaran.

Tekanan politik dan demonstrasi masyarakat kemudian semakin meningkat. Pada 5 November 2026, Peña mengumumkan pengunduran dirinya dengan alasan menjaga stabilitas negara, perdamaian sosial, dan institusi demokrasi.

Namun, parlemen tetap melanjutkan proses pemakzulan. Pada 6 November 2026, Senat Paraguay memutuskan memberhentikan Peña melalui pemungutan suara yang didukung 44 dari 45 senator.

Wakil Presiden Pedro Alliana kemudian dilantik sebagai presiden untuk melanjutkan masa jabatan hingga 2028.

Persoalan Santiago Peña belum berakhir setelah kehilangan jabatan. Pada 7 November 2026, mantan presiden tersebut menghadapi pemeriksaan jaksa terkait dugaan penyalahgunaan kepercayaan dan pengelolaan jabatan untuk keuntungan pribadi dalam kasus Ueno Bank.

Penyidik juga mengusut dugaan penyaluran dana publik ke bank tersebut serta kemungkinan penyimpangan dalam pengawasan perbankan.

Peña membantah tuduhan yang diarahkan kepadanya dan menyatakan tidak bersalah. Proses hukum terhadapnya masih berjalan.

Di sisi lain, otoritas keuangan Paraguay mulai mengembalikan simpanan nasabah. Hingga 7 November, sekitar 1,2 juta nasabah dilaporkan telah menerima pengembalian sebagian atau seluruh dana dengan total pembayaran mencapai 160 juta dolar AS.

Krisis Ueno Bank kini menjadi ujian serius bagi stabilitas keuangan dan politik Paraguay, sekaligus menjadi perhatian negara-negara kawasan Amerika Selatan, termasuk Uruguay yang menekankan pentingnya keberlanjutan hubungan diplomatik dan integrasi regional.

✍️ Admin
← Home ← halaman sebelumnya